MATABLITAR.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan secara simbolis berbagai program bantuan sosial (bansos) dan tali asih bagi pilar-pilar kesejahteraan sosial di Kabupaten Blitar.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung dalam acara Sapa Bansos yang digelar di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro, utara Alun-alun Kota Blitar, Selasa (26/8/2025).
Rombongan Gubernur tiba sekitar pukul 10.45 WIB dan disambut dengan lantunan rebana serta penyerahan santunan kepada anak yatim piatu.
Suasana khidmat sekaligus penuh kegembiraan langsung terasa, terlebih ketika seluruh peserta mulai dari anak yatim, penyandang disabilitas, hingga lansia ikut bernyanyi bersama lagu Indonesia Raya.
Dalam kesempatan itu, Khofifah secara simbolis menyerahkan berbagai jenis bantuan yang ditujukan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat, di antaranya:
1. Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD)
2. Alat bantu mobilitas bagi lanjut usia dan disabilitas
3. Bantuan Sosial kepada Lansia (PKH Plus)
4. Bantuan Langsung Tunai bagi Buruh Pabrik Rokok lintas wilayah
5. Bantuan Permakanan bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas
6. Bantuan Kewirausahaan Inklusif & Produktif (KIP) Eks PPKS Jawara
7. Zakat Produktif
8. Bantuan Program Pemberdayaan BUM Des, Program Desa Berdaya, dan Program Jatim Puspa
9. Bantuan Operasional Pendamping PKH Plus
10. Tali Asih bagi TKSK dan Tagana
Bupati Blitar, Rijanto, dalam sambutannya mengapresiasi penuh perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap masyarakat Blitar.
“Insyaallah bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami di Kabupaten Blitar. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Rijanto.
Sementara itu, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa keberhasilan program-program kesejahteraan tidak lepas dari peran pilar-pilar sosial yang bekerja di garda terdepan.
“Terima kasih terkhusus kepada pilar-pilar sosial yang ada di lini terdepan penanganan masalah kesejahteraan sosial,” tutur Khofifah.
Acara yang dihadiri para tokoh daerah, relawan sosial, dan masyarakat penerima manfaat ini ditutup dengan penuh kehangatan.
Senyum kegembiraan terlihat di wajah para peserta, menandakan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan harapan nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga Kabupaten Blitar. (Bin/red)