MATABLITAR.COM – Bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Blitar sebagai momentum menebar kebaikan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan bakti sosial bertajuk “Ceria Ramadan”, organisasi mahasiswa tersebut mengunjungi anak-anak di Panti Asuhan Sabilul Muhtadien yang berada di Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar pada Senin, 16 Maret 2026.

Kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk komitmen PC PMII Blitar dalam menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas selama bulan Ramadan. Selain memberikan bantuan kepada anak-anak panti, rangkaian kegiatan juga diisi dengan agenda keagamaan berupa tahlil serta doa bersama.

Ketua pelaksana kegiatan, M. Ahsanun Nizar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua III Bidang Keagamaan PC PMII Blitar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan berbagi bantuan semata.

“Esensi kegiatan ini bukan hanya menebarkan kasih sayang kepada sesama di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai keagamaan. Karena itu, kegiatan ini kami rangkai dengan tahlil dan doa bersama anak-anak panti asuhan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat rasa kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan kemanusiaan, terutama kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Sementara itu, Ketua PC PMII Blitar, M. Riski Fadila, menyampaikan bahwa bakti sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian kader PMII terhadap masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menghidupkan nilai-nilai keagamaan sekaligus menjadi bentuk pengabdian kepada sesama selama bulan Ramadan.

“Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak di panti asuhan. Semoga juga mampu menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi mereka, baik saat ini maupun di masa depan,” ujar Riski.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, PC PMII Blitar berharap semangat berbagi serta kepedulian sosial dapat terus tumbuh di kalangan kader mahasiswa, khususnya dalam memaknai Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan.

Selain sebagai kegiatan sosial, bakti sosial tersebut juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Islam tentang kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan harus senantiasa diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah kehidupan masyarakat. (At/red)