MATABLITAR.COM – Kegiatan rutin istighotsah yang digelar Pengurus Cabang Ikatan Alumni (PC IKA) PMII Blitar Raya kembali menyedot perhatian masyarakat terutama alumni dan jejaring IKA PMII Blitar.
Memasuki penyelenggaraan ke-40, acara yang dirangkai dengan halal bihalal ini berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan di kawasan wisata Bon Jambu, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan yang terbuka gratis untuk umum ini tidak hanya diisi dengan doa bersama, tetapi juga menghadirkan berbagai program sosial seperti bakti sosial, khataman Al-Qur’an, hingga layanan kesehatan gratis berupa gurah, bekam, pijat saraf, dan pijat kesehatan.
Ketua PC IKA PMII Blitar Raya, Heri Setiyono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara bergiliran di setiap kecamatan. Ia menyebut, konsistensi kegiatan ini telah berjalan hingga puluhan kali dan diharapkan terus berlanjut.
“Ini adalah rutinitas IKA PMII Blitar Raya yang dilaksanakan secara bergiliran di kecamatan-kecamatan. Alhamdulillah sudah berjalan hingga 40 kali. Mudah-mudahan ke depan tetap istiqomah,” ujar Pria yang akrab dipanggil Hesti ini
Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat yang turut menyukseskan acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari penguatan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah.
Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah juga dimanfaatkan Hesti untuk menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota dan masyarakat. Ia berharap kebersamaan yang terjalin dapat terus dipertahankan.
“Kami atas nama pengurus mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan dan kesempatan untuk bertemu kembali di Ramadan dan Idul Fitri berikutnya,” katanya.

Selain itu, Hesti juga menekankan pentingnya peran organisasi dalam menjaga persatuan dan membina kader. Ia menyebut IKA PMII harus terus bergerak tanpa batas, baik dalam pengembangan keilmuan maupun pengabdian kepada masyarakat.
“IKA PMII harus tetap menjadi penggerak tanpa batas. Kita punya tanggung jawab mengembangkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah, mengayomi anggota, serta membina adik-adik PMII yang masih aktif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PAC IKA PMII Selopuro, Samsul Arifin, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengakui bahwa partisipasi berbagai elemen menjadi kunci sukses acara.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Tanpa dukungan panjenengan semua, acara ini tidak akan berjalan dengan baik,” ujar Samsul.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan. Dalam suasana halal bihalal, ia berharap seluruh pihak dapat saling memaafkan.
“Kami mewakili keluarga besar PAC IKA PMII Selopuro memohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyambutan maupun pelaksanaan acara. Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari jajaran Forkopimcam Selopuro, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan dan badan otonom Nahdlatul Ulama. Kehadiran mereka semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, kegiatan istighotsah ini diharapkan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang nyata bagi warga sekitar. (Bayu A/red)



Tinggalkan Balasan