MATABLITAR.COM – Tulungagung – Memperingati Harlah PMII ke-66 sekaligus menyongsong satu dekade berdirinya PMII Rayon Muhammad Yunus FEBI UIN SATU Tulungagung menggelar Reuni dan Halalbihalal di Joglo Tandhingan, Tanjungsari, Boyolangu pada Minggu (19/4).

Acara perdana yang mempertemukan lintas generasi ini menjadi momentum bersejarah dengan dideklarasikannya Ikatan Alumni (IKA) PMII Rayon Muhammad Yunus. Wadah ini diproyeksikan sebagai ruang silaturahmi sekaligus sinergi strategis antara alumni dan pengurus aktif.

Ketua Panitia, Sahabat Hadi, menegaskan bahwa ke depan, kader Rayon Muhammad Yunus harus memiliki identitas kuat sebagai pengusaha (entrepreneur).

“Jiwa entrepreneurship sangat krusial di era sekarang untuk memperkuat kemandirian ekonomi kader,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PC IKAPMII Tulungagung, H. Khoiruddin Abbas, mengingatkan bahwa kesuksesan finansial harus dibarengi dengan nilai dasar organisasi. Ia menekankan pentingnya menjaga spiritualitas dan integritas bagi setiap kader yang terjun ke dunia bisnis.

Dukungan penuh juga datang dari pihak akademisi. Wakil Dekan III FEBI UIN SATU Tulungagung, Dr. Muniri, menyatakan bahwa fokus pada bidang kewirausahaan dan akademik adalah kombinasi tepat untuk menjemput kesuksesan di masa depan.

Sebagai bentuk dukungan nyata, acara ini turut menghadirkan para alumni yang telah sukses membangun usaha guna memberikan motivasi langsung kepada para kader. (HN/red)