MATABLITAR.COM – Selopuro – Kekhawatiran warga Desa Sumberaden, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, akhirnya terjawab. Program pembangunan selokan sekaligus pelebaran jalan yang digagas Pemerintah Desa Sumberaden resmi rampung pada Kamis, 25 Desember 2025.
Rampungnya proyek ini disambut lega oleh warga, terutama mereka yang selama ini terdampak genangan air dan rawan kecelakaan lalu lintas.
Selama musim penghujan, kawasan tersebut kerap dilanda genangan air akibat buruknya sistem drainase. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan serius, air yang menggenang di badan jalan cukup meresahkan warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi ini pula yang mendorong pemerintah desa mengambil langkah cepat melalui pembangunan selokan baru dan pelebaran jalan.
Proyek infrastruktur tersebut menelan anggaran sekitar Rp200 juta. Pembangunan selokan dilakukan dengan panjang kurang lebih 12,5 meter dan dikerjakan secara gotong royong oleh sekitar 20 orang pekerja.
Selain memperbaiki aliran air, pelebaran jalan juga menjadi fokus utama untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Salah satu warga setempat mengungkapkan, sebelum dilakukan pelebaran, jalan di area tersebut tergolong sempit, terutama di bagian tikungan. Akibatnya, kecelakaan kerap terjadi. Tidak jarang pengendara roda dua terperosok ke selokan karena ruang gerak yang terbatas.
“Dulu sering ada kecelakaan, apalagi kalau malam atau saat hujan. Jalan sempit, tikungan tajam, dan selokan terbuka. Banyak pengendara yang jatuh,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi inilah yang kemudian menjadi pertimbangan utama dilakukannya pelebaran jalan sebagai langkah antisipasi kecelakaan. Dengan badan jalan yang kini lebih lebar dan selokan yang tertata, risiko kecelakaan diharapkan dapat ditekan secara signifikan.
Sulis, salah satu pekerja dalam proyek tersebut, menyampaikan harapannya agar pembangunan ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan sekedar soal fisik bangunan, tetapi juga soal rasa aman dan nyaman warga.
“Dengan dibangunnya selokan, warga setempat tidak perlu resah lagi karena air menggenang. Dan dengan pelebaran jalan ini, semoga bisa mengantisipasi terjadinya kecelakaan,” ujar Sulis.
Bagi warga Sumberaden, selesainya proyek ini bukan hanya menghadirkan jalan yang lebih lebar dan selokan yang lebih rapi, tetapi juga menghadirkan rasa tenang.
Kekhawatiran saat hujan turun dan rasa waswas melintasi tikungan sempit kini perlahan berubah menjadi optimisme akan lingkungan desa yang lebih baik. (Al Fina A/red)



Tinggalkan Balasan