Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Terpilih Aklamasi, Ufik Rohmatul Fitria Siap Totalitas Pimpin Fatayat NU Kabupaten Blitar

Ufik Rohmatul Fitria Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Blitar periode 2025–2030 Terpilih Dalam Konfercab Fatayat NU Kab. Blitar ke XIX di Hall Kampung Coklat

MATABLITAR.COM – Konferensi Cabang (Konfercab) ke XIX Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Blitar melahirkan pemimpin baru. Ufik Rohmatul Fitria, S.Pd.I., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Blitar untuk periode 2025–2030 dalam konferensi yang digelar di Hall Kampung Coklat, Minggu (24/8/2025).

Konfercab yang mengusung tema “Kepemimpinan Mempesona: Fatayat NU Berdaya, Berkarya dan Digdaya” itu dihadiri jajaran Pimpinan Cabang, Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga Ranting Fatayat NU se-Kabupaten Blitar.

Mandataris Konfercab, Diana Dwi Oktavia, menyampaikan bahwa forum ini bukan hanya sekadar memilih ketua baru, melainkan juga momentum untuk mengevaluasi kinerja lima tahun sebelumnya dan menyusun arah gerakan organisasi ke depan.

“Konfercab adalah ajang refleksi, evaluasi, sekaligus perumusan program Fatayat NU untuk lima tahun mendatang,” ujarnya.

Dari pantauan media, jalannya konferensi berlangsung lancar, khidmat, dan penuh suasana musyawarah. Hingga akhirnya, forum secara bulat mengusung nama Ufik Rohmatul Fitria sebagai ketua baru. Dukungan aklamasi ini mencerminkan kepercayaan penuh peserta konfercab terhadap kapasitas dan rekam jejaknya.

Ufik sendiri bukan sosok baru di dunia organisasi. Selain aktif di Fatayat, ia juga dikenal sebagai staf ahli Anggota DPR RI Anggia Erma Rini. Pengalaman ini menjadi modal penting baginya untuk menghubungkan aspirasi perempuan NU Blitar dengan jejaring nasional.

Dalam pernyataannya usai terpilih, Ufik menegaskan kesiapannya untuk berkhidmat secara totalitas. “Saya ingin menegaskan, Fatayat adalah ruang belajar bersama. Tidak ada yang langsung pintar, semua berproses bersama. Dan saya berkomitmen berkhidmat total untuk Fatayat,” tegasnya.

Ufik juga menekankan pentingnya keberlanjutan program. Menurutnya, kepemimpinan yang baik adalah yang mampu menjaga kesinambungan sekaligus menghadirkan inovasi.

“Program yang baik dari kepengurusan lama akan diteruskan. Kita akan nyambung agar tidak putus. Lalu kita lengkapi dengan program baru sesuai kebutuhan sahabat-sahabat Fatayat,” jelasnya.

Di bawah kepemimpinannya, Ufik bertekad menjadikan Fatayat NU Blitar semakin relevan dan berdampak nyata di masyarakat. Ia menyadari hal itu hanya bisa diwujudkan melalui kolaborasi multisektor.

“Kami ingin Fatayat benar-benar menjadi organisasi perempuan yang berdaya. Untuk itu perlu kerja sama dengan berbagai pihak. Selama ini kami sudah bersinergi dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan sejumlah OPD lain. Itu akan terus kita tingkatkan,” paparnya.

Menurutnya, Fatayat harus hadir tidak hanya sebagai wadah kaderisasi perempuan muda NU, tetapi juga motor perubahan sosial. Dengan semangat kolektif dan kerja bersama, ia yakin Fatayat bisa memberikan kontribusi lebih besar untuk Kabupaten Blitar.

Terpilihnya Ufik secara aklamasi disambut optimisme oleh para peserta konfercab. Sosoknya dinilai mampu membawa semangat baru sekaligus menjembatani generasi muda Fatayat NU dengan jaringan yang lebih luas. (Bin/red)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *