MATABLITAR.COM – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terus dimanfaatkan sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan gerakan kader di berbagai tingkatan.
Kali ini, Pengurus Rayon (PR) PMII Ali Shariati Komisariat Madjapahit Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar menyelenggarakan tasyakuran yang dirangkaikan dengan Sekolah Aswaja bertema “Aswaja dalam Bingkai NKRI”, pada Minggu, 26 April 2026, bertempat di Pendopo Islam Nusantara (Sekretariat PMII Blitar), Sekardangan, Papungan, Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Rayon Ali Shariati sendiri menjadi ruang kaderisasi lintas disiplin ilmu, mulai dari Fakultas Hukum, FISIP, hingga Teknik dan Pertanian. Kegiatan ini menjadi medium strategis dalam memperkuat basis ideologi kader PMII di lingkungan kampus.
Ketua Pengurus Rayon (PR) PMII Ali Shariati Unisba Blitar, Arina Ibnu dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan dua agenda sekaligus tersebut merupakan bentuk keseriusan dalam membangun kesadaran ideologis kader.
Ia menyoroti pentingnya pendalaman nilai-nilai Ahlussunnah Waljamaah An-Nahdliyah sebagai fondasi utama gerakan PMII.
“Momentum harlah harus dimaknai sebagai refleksi ideologis. Kader PMII tidak cukup hanya hadir dalam struktur, tetapi juga wajib memahami serta menginternalisasi ideologi PMII yang berakar pada nilai-nilai ke-NU-an,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua Pengurus Komisariat (PK) Madjapahit Unisba Blitar, Alfian Bagas Armadani, menyampaikan bahwa kegiatan ini menunjukkan semakin berkembangnya gerakan kaderisasi di tingkat komisariat.
Ia menilai, setelah sebelumnya Rayon Ekonomi menggelar agenda serupa, kini Rayon Ali Shariati turut memperlihatkan dinamika kaderisasi yang progresif.
“Ini menjadi harlah kedua di tingkat rayon dalam komisariat kami. Hal ini menunjukkan bahwa geliat kaderisasi PMII di Unisba Blitar mulai tumbuh secara signifikan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Blitar, M. Riski Fadila. Ia menilai kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam memperkuat eksistensi PMII, khususnya di kampus umum.
“PC PMII Blitar akan terus mendukung penuh setiap aktivitas kader yang mampu memperkuat eksistensi organisasi. Ini menjadi daya tawar PMII di lingkungan kampus, terutama kampus umum seperti Unisba,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi simbolis pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur, yang diserahkan oleh Ketua PR PMII Ali Shariati kepada narasumber, Ketua PC PMII Blitar, serta Ketua PK PMII Madjapahit Unisba Blitar.
Kegiatan semakin substantif dengan penyampaian materi Sekolah Aswaja oleh Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kabupaten Blitar, Moh. Asrofi.
Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa kader PMII memiliki peran strategis sebagai penjaga sekaligus penerus ideologi Aswaja An-Nahdliyah.
“Kader PMII adalah benteng ideologi NU. Tidak ada pilihan lain selain memahami secara utuh dan mengimplementasikan nilai-nilai Aswaja dalam kehidupan nyata,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, PR PMII Ali Shariati Unisba Blitar menegaskan bahwa Harlah ke-66 PMII adalah momentum konsolidasi ideologi dan penguatan arah gerakan kader yang lebih progresif, ideologis, serta berorientasi pada keberlanjutan perjuangan. (red)



Tinggalkan Balasan