MATABLITAR.COM – Koperasi Konsumen Putra Bangsa Merdeka (PBM) akan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku tahun 2025 pada Minggu, 3 Mei 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendopo Islam Nusantara (PINUS), Sekardangan.
RAT ini menjadi forum penting bagi seluruh anggota koperasi untuk mengevaluasi kinerja selama satu tahun terakhir, sekaligus merumuskan arah dan strategi pengembangan koperasi ke depan.
Ketua Koperasi PBM, Bahrul Ulum, menegaskan bahwa RAT bukan sekadar agenda formal tahunan, tetapi ruang refleksi sekaligus pijakan untuk melangkah lebih progresif.
“RAT ini sebenarnya sudah kami rencanakan sejak Februari 2026, namun karena beberapa kendala teknis dan administratif, pelaksanaannya baru bisa direalisasikan pada bulan Mei ini,” ujar Bahrul Ulum saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, keterlambatan tersebut tidak mengurangi esensi dari RAT sebagai forum tertinggi dalam koperasi. Justru, momentum ini akan dimanfaatkan secara maksimal untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja koperasi sepanjang tahun 2025.
Dalam agenda RAT, selain laporan pertanggungjawaban pengurus, anggota juga akan menerima pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan koperasi. Hal ini sekaligus menjadi indikator kesehatan dan keberlanjutan koperasi yang dikelola secara kolektif.
“Pembagian SHU bukan hanya soal angka, tetapi bukti bahwa koperasi ini dikelola dengan prinsip kebersamaan dan memberikan manfaat nyata bagi anggota,” tegas Bahrul.
Lebih jauh, RAT tahun ini juga akan membahas prospektus dan rencana strategis koperasi untuk satu tahun ke depan. Bahrul menyebut, Koperasi PBM tengah mempersiapkan sejumlah langkah penguatan, baik dari sisi kelembagaan, layanan anggota, hingga pengembangan unit usaha.
“Kami ingin koperasi ini tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan relevan dengan kebutuhan anggota. Karena itu, dalam RAT nanti, kami akan mengajak seluruh anggota untuk terlibat aktif dalam merumuskan arah kebijakan koperasi ke depan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi anggota dalam RAT sebagai wujud nyata demokrasi ekonomi. Koperasi, menurutnya, hanya akan kuat jika dibangun di atas kesadaran kolektif dan keterlibatan aktif seluruh anggotanya.
Dengan digelarnya RAT ini, Koperasi Putra Bangsa Merdeka diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga ekonomi kerakyatan yang sehat, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.
“Semangat kami sederhana, bagaimana koperasi ini benar-benar menjadi rumah bersama yang memberi manfaat, bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga secara sosial,” pungkas Bahrul Ulum. (Bin/red)



Tinggalkan Balasan