MATABLITAR.COM – Komitmen untuk merawat nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial terus dijaga oleh Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Blitar Raya. Hal itu kembali terlihat dalam Bakti Sosial dan Istighotsah Rutin ke-43 yang digelar pada Jumat Legi (3/7/2026) di Pondok Pesantren Jati Sanan, Kelurahan Kamulan, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Kegiatan yang dihadiri ratusan alumni PMII serta warga Nahdliyin ini berlangsung khidmat. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PAC IKA PMII Talun Sodiq Damanhuri, Ketua PC IKA PMII Blitar Raya Heri Setiyono, Camat Talun Deni Candra Himawan, Ketua MWC NU Talun Kiai Jamhari, Pengasuh Pondok Pesantren Jati Sanan H. Ahmad Tamim, kepala Kelurahan Kamulan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, dan alumni PMII se-Blitar Raya.
Pengasuh Pondok Pesantren Jati Sanan, H. Ahmad Tamim atau yang akrab disapa Gus Tamim, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan IKA PMII yang menjadikan pesantrennya sebagai lokasi penyelenggaraan bakti sosial dan istighotsah rutin ke-43.
Menurutnya, kegiatan yang memadukan ibadah, silaturahmi, dan kepedulian sosial seperti ini akan membawa keberkahan, tidak hanya bagi Pondok Pesantren Jati Sanan, tetapi juga bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar IKA PMII Blitar Raya yang telah memilih Pondok Pesantren Jati Sanan sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan ini. Insyaallah, kegiatan yang dipenuhi doa, silaturahmi, dan kepedulian kepada sesama akan membawa keberkahan bagi pesantren maupun seluruh peserta,” ujar Gus Tamim.
Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan VII yang meliputi Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar itu juga mengajak seluruh alumni PMII untuk terus menjaga tali silaturahmi.
Menurutnya, silaturahmi merupakan kekuatan utama dalam membangun persaudaraan sekaligus memperkuat manfaat organisasi di tengah masyarakat.
Selain menjaga persaudaraan, Gus Tamim berpesan agar seluruh alumni senantiasa memuliakan guru. Ia menegaskan, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh keberkahan ilmu yang diperoleh melalui penghormatan kepada para guru dan ulama.
“Silaturahmi jangan sampai terputus. Begitu pula kepada para guru, kita harus selalu memuliakan mereka. Dari situlah keberkahan hidup dan ilmu akan mengalir,” pesannya di hadapan para peserta.
Sementara itu, Ketua PC IKA PMII Blitar Raya Heri Setiyono mengatakan, bakti sosial dan istighotsah rutin merupakan agenda yang telah menjadi tradisi organisasi selama bertahun-tahun.
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan alumni, tetapi menjadi media memperkuat ukhuwah, pengabdian sosial, dan kedekatan IKA PMII dengan masyarakat.
Menurut Hesty, pelaksanaan kegiatan secara bergilir di berbagai wilayah menjadi bukti bahwa IKA PMII terus hadir membangun kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi dengan pondok pesantren, Nahdlatul Ulama, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat.
“Kegiatan ini adalah ikhtiar kami untuk menjaga tradisi silaturahmi, memperkuat nilai-nilai Aswaja, sekaligus menghadirkan manfaat nyata melalui bakti sosial. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi energi bagi alumni PMII untuk terus mengabdi kepada masyarakat,” ujar Hesty.
Ia juga mengapresiasi PAC IKA PMII Talun yang menjadi pelaksana kegiatan sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Rangkaian Bakti Sosial dan Istighotsah Rutin ke-43 ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar para alumni PMII senantiasa diberi kekuatan untuk menjaga persatuan, memperluas manfaat bagi masyarakat, serta terus menghidupkan tradisi pengabdian yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang IKA PMII Blitar Raya. (Bin/red)



Tinggalkan Balasan