MATABLITAR.COM – Pengurus Rayon (PR) Ekonomi Komisariat Madjapahit Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi dan dunia usaha melalui kegiatan Talk Show Kelas Ekonomi Vol. 2 bertajuk “Creating Smart Entrepreneur & Young Investors for the Future”.
Kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Wirausahawan Cerdas dan Investor Muda yang Siap Menghadapi Masa Depan” tersebut digelar pada Minggu, 7 Juni 2026, bertempat di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Blitar yang berlokasi di Jalan Sumatra Nomor 54, Kota Blitar.
Acara ini menjadi kelanjutan dari program Kelas Ekonomi Volume I yang sebelumnya telah digelar. Melalui kegiatan ini, Pengurus Rayon Ekonomi Unisba Blitar berupaya menghadirkan ruang belajar yang inspiratif bagi generasi muda untuk memahami dunia kewirausahaan, investasi, serta pengembangan kapasitas diri dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Ketua Pengurus Rayon Ekonomi Komisariat Madjapahit Unisba Blitar, M. Risko Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar kader PMII untuk membangun budaya literasi ekonomi dan kewirausahaan di kalangan generasi muda.
“Talk Show Kelas Ekonomi Vol. 2 ini merupakan kegiatan lanjutan dari Kelas Ekonomi Volume I. Kami ingin memberikan kesempatan emas bagi para peserta untuk menambah wawasan, memperluas relasi, serta meningkatkan kemampuan kewirausahaan yang nantinya dapat menjadi bekal menghadapi dinamika ekonomi di masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan zaman menuntut generasi muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui inovasi dan semangat kewirausahaan. Oleh karena itu, edukasi mengenai bisnis dan investasi perlu dikenalkan sejak usia sekolah agar lahir generasi yang mandiri secara ekonomi.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dari berbagai SMA, SMK, dan MA di wilayah Blitar Raya. Kehadiran para pelajar tersebut menjadi bagian dari upaya PR Ekonomi untuk memperkenalkan nilai-nilai dan gerakan PMII kepada generasi muda sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengenalkan PMII sebagai organisasi kaderisasi mahasiswa yang berlandaskan “Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah”. Pengenalan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada para pelajar mengenai pentingnya organisasi kemahasiswaan sebagai ruang pengembangan intelektual, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat ketika mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“PMII merupakan wahana berkhidmah yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah. Kami ingin memperkenalkan organisasi ini sejak dini agar para pelajar memiliki referensi organisasi yang dapat menjadi tempat belajar, berdiskusi, dan mengembangkan potensi ketika nantinya menjadi mahasiswa,” tambah Risko.
Sebagai narasumber utama, panitia menghadirkan H. Choirul Hadi Nawawi, seorang praktisi sekaligus tokoh pengusaha yang dikenal sebagai inisiator Asosiasi Pergerakan Pengusaha Indonesia (APPI) serta aktif dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.
Dalam pemaparannya, Choirul Hadi Nawawi menekankan pentingnya membangun pola pikir kewirausahaan sejak usia muda. Menurutnya, kemajuan teknologi dan perubahan ekonomi global membuka banyak peluang baru yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk menciptakan usaha yang inovatif dan berkelanjutan.
Ia juga mengajak para peserta untuk mulai mengenal dunia investasi sebagai salah satu instrumen dalam membangun kemandirian finansial. Dengan pemahaman yang tepat, investasi tidak hanya menjadi sarana memperoleh keuntungan, tetapi juga membentuk kebiasaan perencanaan keuangan yang sehat sejak dini.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta dari berbagai sekolah tampak aktif mengikuti jalannya diskusi, mengajukan pertanyaan, serta berdialog langsung dengan narasumber mengenai strategi membangun usaha, peluang bisnis di era digital, hingga langkah awal menjadi investor muda.
Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap isu kewirausahaan dan investasi. Hal ini sekaligus menjadi sinyal positif bahwa pelajar Blitar Raya memiliki semangat untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Melalui penyelenggaraan Talk Show Kelas Ekonomi Vol. 2, Pengurus Rayon Ekonomi Komisariat Madjapahit Unisba Blitar berharap dapat terus menghadirkan program-program edukatif yang tidak hanya meningkatkan kapasitas intelektual peserta, tetapi juga melahirkan generasi muda yang produktif, inovatif, berjiwa entrepreneur, sesuai dengan visi Unisba Blitar menjadi perguruan tinggi unggul sebagai “The Entrepreneurial University” dengan menjunjung tinggi nilai-nilai islam pada tahun 2035. (Ris/red)



Tinggalkan Balasan